Nostalgiaan
oleh Eti Suminar Mekarwangi pada 27 Maret 2012 pukul 13:56 ·
Baca artikel2 Komunitas Pengusaha Muslim Indo, dahsyat... ngiri dh pengen jadi pengusaha jugaaa... usaha apa ya?
Inget dulu, sejak level SD sampai SMA, ku jadi pengusaha kelas teri, tapi kan pengusaha juga namanya hehe.
Waktu SD, menjajakkan gorengan ke penduduk sekitar, di pagi hari sebelum berangkat sekolah. Itu inisiatif sendiri loh, karena gorengan olahan ibundaku, banyak sekali yg minat, sampai yang menawarkan diri untuk menjadi penjualnya juga banyak, termasuk aku.
Hasil jualanku, setiap hari ku tabungkan di bank sekolah yang dibuka setiap hari belajar oleh pak guruku. Sehiingga pada akihr taun di saat pesta kenaikan kelas, aku selalu panen uang tabungan dengan saldo yang paling banyak, uang itu dibagikan setiap kenaikan kelas.
jadi inget juga, tepat pada waktu pesta kenaikan kelas pun, aku selalu bawa dagangan, waktu itu ayahku punya ladang kebun jeruk garut, lumayan kalau panen bisa semobil sampean. nah, setiap kenaikan kelas, saya bawa tuh dagangan untuk digelar di sekolah, tapi kalau untuk urusan jualan di sekolah saya mengangkat seorang asisten loh. Ini juga karena dia selalu ingin bersamaku. Ya sudahlah aku angkat dia resminya si, karyawanku..Jadi saya tinggal menerima hasil penjualan dia dan menyerahkannya kepada sang bunda, tentunya setelah hitung-hitungan modal dan laba untuk aku.
Namun untuk di SMP, aku tidak melebarkan cabang penjualanku di sekolah lagi, maklum dah ABG agak maluan gitu..
nah waktu level SMA, saya juga jualan loh, tetep yang kecil-kecilan. Saat itu aku tinggal di Asrama Pesantren, tetep meluangkan waktu untuk berjualan, dan buka warung, gelar di dalam kamar hehehe,
Sayang keinginanku saat pembagian kelas di sekolah aku ditempatkan di kelas IPA, padahal aku dan sohibku sudah diam-diam menghadap duluan kepada guru kelas kami, kami ingin sekali masuk di kelas IPS. Masih ingat kata guruku, " sudahlah kamu cocoknya di kelas IPA kok" Memang sih pelajaranku di kelas IPA ada yang paling ku sukai, yakni kimia. Akhirnya saat itu ku sudah merasa pupuslah harapan ingin mendalami urusan ekonomi, akuntansi.
Lebih lagi saat ku menyelesaikan level SMA ku, orang tuaku ga mengizinkan ku mengambil perguruan tinggi umum, tentunya jurusan umum juga. Aku disuruh malah dipaksa harus masuk perguruan tinggi Agama, 2 atau 3 PT juga kamu boleh ikutin, supaya dapet, kalau agama mah boleh deh. Nasehat ortuku. Lagi-lagi aku bingung , hadeuh kok jadi gini si..dalam hatiku. Tapi tetep kujalani. demi menyenangkan mereka.
Hanya 3 Hari
3 Hari
*****************************************
Hari Yang Pertama : Hari Kemarin (Pasti)
Anda tidak bisa mengubah apa pun yang terjadi.
Anda tidak bisa menarik perkataan yang telah diucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan.
Atau anda tak mungkin lagi mengulangi kegembiraan.
Jadi Biarkan saja hari kemarin lewat, lepaskan saja, Iklaskan saja semuanya yang terjadi.
**********************************************
Yang Kedua : Hari Esok (Future)
Hingga mentari esok hari terbit. anda tidak pernah tau apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa2 untuk esok hari.
Anda mungkin ceria ataupun sedih di hari esok
Esok hari belum tiba; biarkan saja.
************************************************** *
Yang tersisa hanya ; hari ini (present)
Pintu masa lalu telah tertutup; Pintu masa depan pun belum terbuka. Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.
Anda dapat bekerja lebih banyak untuk hari ini, bila anda memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan hari esok.
Karena masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya, karena yang ada hanya hari ini.
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat meski mereka melakukan hal buruk pada anda.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena besok cerita mungkin berganti dan anda kehilangan kesempatan untuk itu.
Ingatlah :
Anda menghargai orang lain bukan karena siapa mereka tetapi karena siapa diri anda.
Jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung,
Lakukan yang terbaik selalu ... dan selalu dan selalu lakukan yang terbaik untuk hari ini... karena hanya hari ini kita punya kesempatan untuk melakukannya.
sumber :http://aneh22.blogspot.com/
*****************************************
Hari Yang Pertama : Hari Kemarin (Pasti)
Anda tidak bisa mengubah apa pun yang terjadi.
Anda tidak bisa menarik perkataan yang telah diucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan.
Atau anda tak mungkin lagi mengulangi kegembiraan.
Jadi Biarkan saja hari kemarin lewat, lepaskan saja, Iklaskan saja semuanya yang terjadi.
**********************************************
Yang Kedua : Hari Esok (Future)
Hingga mentari esok hari terbit. anda tidak pernah tau apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa2 untuk esok hari.
Anda mungkin ceria ataupun sedih di hari esok
Esok hari belum tiba; biarkan saja.
************************************************** *
Yang tersisa hanya ; hari ini (present)
Pintu masa lalu telah tertutup; Pintu masa depan pun belum terbuka. Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.
Anda dapat bekerja lebih banyak untuk hari ini, bila anda memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan hari esok.
Karena masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya, karena yang ada hanya hari ini.
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat meski mereka melakukan hal buruk pada anda.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena besok cerita mungkin berganti dan anda kehilangan kesempatan untuk itu.
Ingatlah :
Anda menghargai orang lain bukan karena siapa mereka tetapi karena siapa diri anda.
Jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung,
Lakukan yang terbaik selalu ... dan selalu dan selalu lakukan yang terbaik untuk hari ini... karena hanya hari ini kita punya kesempatan untuk melakukannya.
sumber :http://aneh22.blogspot.com/
Kemanjaannya yang Hilang
Setiap kebersamaanku ditengah-tengah mereka, sebuah keluarga kecil tanpa kehadiran seorang ayah, anak yang paling kecil selalu menunjukkan kemajaannya dan ketergantungannya kepada sang ibu. Dimana ada ibu, di situ dia ada..kemana ibu melangkah dia membuntutinya. Tidak siapapun yang dapat meredakan rengekannya, menghentikan teriakannya, dan seabreg cara dia mencari perhatian, selian sang ibu. Merepotkan...
Suatu hari aku mengajaknya untuk silaturahim kepada kakek dan neneknya. Di luar dugaan, dia sangat tertarik dan bersemangat untuk segera berangkat. kontan aku merasa heran dan bingung, bagaimana jika dia ngamuk diperjalanan yang lumayan jauh, jika ngambek ingin pulang dan bertemu dengan ibunya?
Ayo, bi...!Aduuh, gawaaat...dia nagih terus ingin segera berangkat.
Di tengah perjalanan dari rumah sampai bus, aku bertanya tentang kesanggupan mngikuti syarat2nya. Iya, bi...! aku mau ke eyang, bi. Bus berangkat siang hari. Hal ini membuatku sangat khawatir karena pastinya tiba di tujuan malam hari. Rasa gundah dan bingung melanda hatiku. Biasanya dalam situasi itu hanya doa senjata utama yang dapat menenangkanku dan menyemangati.
Selama perjalanan mulutku tak henti mengalunkan doa-doa harapan agar menyusupkan rasa tenang dan sabar.
Allahu akbar... Allah bersama kami. Dia dapat melewati perjalanan ini dengan baik dan sabar. sampailah kami di tujuan dengan selamat.
Malam pertama si kecil berada jauh dari sang ibu. Kebiasaan sebelum tidur merengek, marah2, dan berbagai aktivitas buruk dia yang tak bisa dihentikan kecuali oleh sang ibu, malam itu tidak muncul.Dia melewatinya dengan keceriaan berada di tengah2 keluarga besar yang di dalamnya ada para lelaki yang sejenis dengannya. Begitu pula hari berikutnya.
Sungguh menyenangkan, membahagiakan, menentrankan hatiku... dan aku bergumam, ternyata anak sebesar ini juga bisa mendiri..tidak manja, tidak caper...Terima kasih nak, bibi janji akan mengajakmu lagi untuk silaturahim
Kebahagiaan Semu
Bahagia terasa..
saat harapan menjadi nyata
relung hati terasa berseri-seri
memancarkan rasa yang tak dapat diungkap dengan kata
Indah terasa..
Saat kehadirannya memecah sepi dalam kesendirian
menyirami jiwa yang merana
dia tawarkan kebahagiaan, kedamaian, dan keceriaan
Tapi waktu terus berputar
dan selalu menyadarkan bahwa rasa itu pun akan segera beranjak
sadarlah..ingatlah..
jangan terpikat dengan kebahagiaan semu
tak ada yang abadi di kehidupan fana ini
Raihlah kebahagiaan dan cinta yang abadi..
Kebahagiaan dan cinta yang tak pernah meninggalkanmu jika kamu tidak meninggalkanNya
Rengkuhlah Dia dalam cintamu,
rengkuhlah Dia dalam harapanmu,
rengkuhlah Dia dalam imanmu,
rengkuhlah Dia dalam hidup matimu, maka kau akan mendapatkan kebahagiaan sejati
Badai Pasti Berlalu
Badai Pasti Berlalu
Saat badai meerjang, semua yang tampak hanya ketegangan, kepanikan, stress, dan berbagai perasaan buruk mendera.
Begitu pula saat badai menerpa biduk mahligai cinta.
kebohongan, menutup diri, membela diri, hingga mencoba melemparkan kesalahan kepada pasangan.
hilang sirna segala keindahan saat dilewati bersama, yang muncul di memori ingatan hanya keburukan pasangan hingga prasangka buruk yang selalu menghatui.
Itulah pase kritis yang harus dijalani.
Bagaimana melewatinya agar dapat lulus/ selamat dari badai tersebut?
Ketetapan Tuhan akan menyertai segala doa dan upaya yang diinginkan.
in memori
01-052011
Bangkitlah!
Bangkitlah!
Tahun berganti, kian lama kau diberi kesempatan untuk bisa selalu berbenah diri. Dalam perjalan hidup yang berwarna-warni.
Astagfirullahal 'adziin..
Kau mengawali tahun ini dengan sebuah ujian yang harus kau jalani dan lewati dengan ketegaran dan istiqomah di jalanNya
Sungguh berat dalam kondisi ini.
Siapkan tekad, luruskan niat dan jalani dengan tetap di jalan kebenaran.
Tidak ada yang ingin dengan kondisi seperti ini, namun semoga ini adalah pilihan hidup yang lebih baik dari sebelumnya, jadikan ini batu loncatan untuk mempersiapkan diri untuk berbenah, memperbaiki diri, untuk menyongsong hidup yang terbsik..semoga...aamiiin.
Bangkitlsh!
Selama kau tetap yakin atas kemahakussaanNya, keperkasaanNya, keagunganNya... kau tidak kehilangan apapun.
bangkitlah!
Ada kehidupan yang lebih menjanjikan kebaikan, kebahagiaan, kedamaian, keberkahan.
ada orang-orang yang menerima kehadiranmu, merengkuhmu,
Aku Ingin Dicintai Kerana Allah ( ZafiruDDin ZiYaaD )
Jika kau mencintaiku kerana sifatku yang ceria
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu
Kemudian aku bertanya
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka
Seberapa muram cintamu kan ada?
Jika kau mencintaiku karena kecantikanku
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya
Kemudian aku bertanya
Saat kecantikan itu memudar ditempuh usia
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu
Kemudian aku bertanya
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?
Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku
Membuatmu yakin pada putusanku
Kemudian aku bertanya
Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua
Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?
Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki
Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku
Kemudian aku bertanya
Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak
Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?
Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku
Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu
Kemudian aku bertanya
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai
Seberapa kuat cintamu bertahan?
Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan
Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?
Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku
Kemudian aku bertanya
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?
Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya
Kemudian aku bertanya
Kala iman itu jatuh menurun
Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena
Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat
Kemudian aku bertanya
Pun hati ini tergoncang
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?
Andai sejuta alasan tak cukup
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini....
Aku ingin kau cintai karena Allah..
Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu
Karena cintaku berpulang pada-Nya..
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu
Kemudian aku bertanya
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka
Seberapa muram cintamu kan ada?
Jika kau mencintaiku karena kecantikanku
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya
Kemudian aku bertanya
Saat kecantikan itu memudar ditempuh usia
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu
Kemudian aku bertanya
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?
Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku
Membuatmu yakin pada putusanku
Kemudian aku bertanya
Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua
Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?
Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki
Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku
Kemudian aku bertanya
Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak
Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?
Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku
Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu
Kemudian aku bertanya
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai
Seberapa kuat cintamu bertahan?
Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan
Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?
Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku
Kemudian aku bertanya
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?
Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya
Kemudian aku bertanya
Kala iman itu jatuh menurun
Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena
Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat
Kemudian aku bertanya
Pun hati ini tergoncang
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?
Andai sejuta alasan tak cukup
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini....
Aku ingin kau cintai karena Allah..
Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu
Karena cintaku berpulang pada-Nya..
Bunga di tamanku
Ku lihat bunga itu tampak hampir layu
Namun suatu pagi, di hari Selasa
kembali ku melihat bunga itu
namun sungguh tampak berbeda
dia tampak agak segar
Ku perhatikan apa gerangan yang membuatnya berubah
O..ternyata di pagi itu ada jejak seseorang yang diharapkan menyiramnya
Bunga itu semakin tampak lebih segar saat untaian kata-kata manis bergulir dihiasi sentuhan kasih orang itu
Bunga itu pun merasa terbang kembali ke masa lalu, saat masih ranum
Harapan untuk tumbuh lebih segar dan muda lagi menggeliat
Namun saat sang pengasih pergi, kemarau kering kerontang
tak tahu kapan ia kembali bisa merasakan siraman kasihnya
berbagi rasa, menyatukan hati, saling mengagumi
sang bunga kembali ke masanya
Dia tak berani memimpikan keadaan yang sama
Namun Sang bunga tetap menaruh harapan
harapan tuk menjadi nyata
berangan-angan untuk tak lagi ditinggalkan...
Bunga merindu
Namun suatu pagi, di hari Selasa
kembali ku melihat bunga itu
namun sungguh tampak berbeda
dia tampak agak segar
Ku perhatikan apa gerangan yang membuatnya berubah
O..ternyata di pagi itu ada jejak seseorang yang diharapkan menyiramnya
Bunga itu semakin tampak lebih segar saat untaian kata-kata manis bergulir dihiasi sentuhan kasih orang itu
Bunga itu pun merasa terbang kembali ke masa lalu, saat masih ranum
Harapan untuk tumbuh lebih segar dan muda lagi menggeliat
Namun saat sang pengasih pergi, kemarau kering kerontang
tak tahu kapan ia kembali bisa merasakan siraman kasihnya
berbagi rasa, menyatukan hati, saling mengagumi
sang bunga kembali ke masanya
Dia tak berani memimpikan keadaan yang sama
Namun Sang bunga tetap menaruh harapan
harapan tuk menjadi nyata
berangan-angan untuk tak lagi ditinggalkan...
Bunga merindu
Pengaruh label pada Anak jilid 1
Pengaruh label pada Anak (jilid 1)
Seorang guru sedang menggerutu tentang seorang siswa, ditimpali oleh beberapa teman guru yang lain yang mengaku sudah mengenal anak terebut.
"Memang dia itu ada kelainan kali bu, beda banget dengan teman-temannya", ucap seorang guru membuka pembicaraan. "Malah dia mah kayak orang gila", timpal yang lainnya. Aku hanya tersenyum membalasnya.
Kemudian dengan rasa penasaran, saya memcoba menggali informasi dari mereka. Apa yang suka dia lakukan selama di sekolah, bu?
Nih, kalau saat pelajaran matematika dia mau selesaikan semua tugasnya, tapi pada saat beralih ke pelajaran yang lain..heuh langsung dia mulai buat onar. Dia mencoba mengganggu teman-temannya, atau dia jalan-jalan sambil tetap mengganggu teman. kalau sudah bete banget dia bisa memukul teman yang dia tidak sukai. Jika kelihatan sudah bete banget saya suruh dia keluar aja, terserah dia mau ngapain, kata guru yang tahun ini menjadi guru kelasnya.
O...separah itu, bu? Kejadian itu sering terjadi, bahkan bisa tiap hari terjadi, tergantung kondisi psikologis anak itu bu, sahut guru kelas itu menegaskan.
Ibu sudah tahu, tampang anaknya? tiba-tiba guru itu bertanya kepada saya. Belum bu, kan saya masuk kelas atas terus dan tidak dapat jatah ngajar di kelas bawah, jawab saya meyakinkan. Ntar, ibu akan mengetahui anak itu saat naik ke kelas atas deh, Guru kelas itu mengakhiri pembicaraan, karena berbarengan bel berbunyi, pertanda bahwa jam istirahat sudah habis. Kami pun mengakhiri pembicaraan dengan beranjak keluar kantor menuju kelas masing-masing.
Tibalah saya mengetahui siswa yang selalu diperbincangkan yang diberi banyak label. Saat itu saya sedang mengetik tugas kepanitiaan. Datanglah seorang siswa dengan pakaian sedikit tidak rapi menghampiriku. Dia nyerocos menyebutkan apa yang dia lihat di layar komputer, tanya ini itu tentang isi microsoft exel, yang sedang saya tampilkan. saya tanya nama dia, sampai berulaqng-ulang, barulah dia menyebutkan namanya.Saya pun tertarik ingin banyak tanya tentang dia. Keherananku pun muncul, setelah melihat gerak-gerik dan gaya bicaranya. Semakin lama kebersamaan kami, semakin dia merasa nyaman berdekatan denganku hingga dia berucap, "Bu guru cantik, bu guru manis", sambil menggandeng tangan saya, dia terus mengulang kata-katanya diselingi kecupan jauhnya.
Hari terus berganti, hingga suatu hari saya stand by di kantor menunggu jam mengajarku tiba sambil makan bakso. Seperti biasa, jika saatnya rasa bosan melanda anak itu,gurunya menyuruh dia keluar dan anak itu masuk ke kantor. Melihat saya, anak itu langsung menghampiri sambil ingin berlendotan, tapi saya berujar, "Nak, coba perhatikan dandanan ibu, rapi tidak?. Kalau kamu sudah rapi belum? sambung saya, ibu tidak mau ah...dilendotin sama yang pakaiannya tidak rapi", saya mengakhiri pembicaraan. Dia pun berlalu dan masuk kembali menuju kelasnya. Namun waktu berselang tiba-tiba dari luar kantor saya mendengar suara teriakan disela-sela tangis seorang anak sambil mengumpat pada salah seorang guru laki-laki. Tampak air muka pak guru itu, rasa marah yang ditahan dan akhirnya bentakan pun keluar dari lisan sang guru. Diiringi tangisan seorang lagi yang di bopong ibu guru kelasnya. Saya perhatikan tingkah sang anak yang tidak terima atas perlakuan yang dia terima. Keinginan menyelidik dan keingintahuan untuk mengetahui akar masalahnya pun membuncah, sambil bertanya ini itu tentang asal mula terjadinya, hingga ku sangkutkan dengan tingkah anak itu saat menghampiriku yang kemudian pergi sambil mencerna beberapa pertanyaan saya tadi.
Saya berputar ke sana kemari mencari anak itu, dengan niat ingin menenangkan perasaannya, tapi tidak berhasil, saya tidak menemukannya.
Bersambung....
Seorang guru sedang menggerutu tentang seorang siswa, ditimpali oleh beberapa teman guru yang lain yang mengaku sudah mengenal anak terebut.
"Memang dia itu ada kelainan kali bu, beda banget dengan teman-temannya", ucap seorang guru membuka pembicaraan. "Malah dia mah kayak orang gila", timpal yang lainnya. Aku hanya tersenyum membalasnya.
Kemudian dengan rasa penasaran, saya memcoba menggali informasi dari mereka. Apa yang suka dia lakukan selama di sekolah, bu?
Nih, kalau saat pelajaran matematika dia mau selesaikan semua tugasnya, tapi pada saat beralih ke pelajaran yang lain..heuh langsung dia mulai buat onar. Dia mencoba mengganggu teman-temannya, atau dia jalan-jalan sambil tetap mengganggu teman. kalau sudah bete banget dia bisa memukul teman yang dia tidak sukai. Jika kelihatan sudah bete banget saya suruh dia keluar aja, terserah dia mau ngapain, kata guru yang tahun ini menjadi guru kelasnya.
O...separah itu, bu? Kejadian itu sering terjadi, bahkan bisa tiap hari terjadi, tergantung kondisi psikologis anak itu bu, sahut guru kelas itu menegaskan.
Ibu sudah tahu, tampang anaknya? tiba-tiba guru itu bertanya kepada saya. Belum bu, kan saya masuk kelas atas terus dan tidak dapat jatah ngajar di kelas bawah, jawab saya meyakinkan. Ntar, ibu akan mengetahui anak itu saat naik ke kelas atas deh, Guru kelas itu mengakhiri pembicaraan, karena berbarengan bel berbunyi, pertanda bahwa jam istirahat sudah habis. Kami pun mengakhiri pembicaraan dengan beranjak keluar kantor menuju kelas masing-masing.
Tibalah saya mengetahui siswa yang selalu diperbincangkan yang diberi banyak label. Saat itu saya sedang mengetik tugas kepanitiaan. Datanglah seorang siswa dengan pakaian sedikit tidak rapi menghampiriku. Dia nyerocos menyebutkan apa yang dia lihat di layar komputer, tanya ini itu tentang isi microsoft exel, yang sedang saya tampilkan. saya tanya nama dia, sampai berulaqng-ulang, barulah dia menyebutkan namanya.Saya pun tertarik ingin banyak tanya tentang dia. Keherananku pun muncul, setelah melihat gerak-gerik dan gaya bicaranya. Semakin lama kebersamaan kami, semakin dia merasa nyaman berdekatan denganku hingga dia berucap, "Bu guru cantik, bu guru manis", sambil menggandeng tangan saya, dia terus mengulang kata-katanya diselingi kecupan jauhnya.
Hari terus berganti, hingga suatu hari saya stand by di kantor menunggu jam mengajarku tiba sambil makan bakso. Seperti biasa, jika saatnya rasa bosan melanda anak itu,gurunya menyuruh dia keluar dan anak itu masuk ke kantor. Melihat saya, anak itu langsung menghampiri sambil ingin berlendotan, tapi saya berujar, "Nak, coba perhatikan dandanan ibu, rapi tidak?. Kalau kamu sudah rapi belum? sambung saya, ibu tidak mau ah...dilendotin sama yang pakaiannya tidak rapi", saya mengakhiri pembicaraan. Dia pun berlalu dan masuk kembali menuju kelasnya. Namun waktu berselang tiba-tiba dari luar kantor saya mendengar suara teriakan disela-sela tangis seorang anak sambil mengumpat pada salah seorang guru laki-laki. Tampak air muka pak guru itu, rasa marah yang ditahan dan akhirnya bentakan pun keluar dari lisan sang guru. Diiringi tangisan seorang lagi yang di bopong ibu guru kelasnya. Saya perhatikan tingkah sang anak yang tidak terima atas perlakuan yang dia terima. Keinginan menyelidik dan keingintahuan untuk mengetahui akar masalahnya pun membuncah, sambil bertanya ini itu tentang asal mula terjadinya, hingga ku sangkutkan dengan tingkah anak itu saat menghampiriku yang kemudian pergi sambil mencerna beberapa pertanyaan saya tadi.
Saya berputar ke sana kemari mencari anak itu, dengan niat ingin menenangkan perasaannya, tapi tidak berhasil, saya tidak menemukannya.
Bersambung....
yuk ikut mendirikan taman bacaan....
Taman Bacaan. Perpustakaan. Rumah Baca. Apapun namanya, semua berkaitan dengan buku dan kegiatan membaca. Sayangnya buku dan kegiatan membaca kurang populer di kalangan anak-anak dibanding televisi dan play station. Ditambah lagi dengan ketiadaan akses terhadap buku karena ketidakmampuan membeli serta langkanya perpustakaan yang menyediakan koleksi buku anak.
penting gak sih bikin taman bacaan...susah gak sih bikin TBA????
gak susah ko...
Langkah 1: Menentukan Model Perpustakaan
Langkah pertama dalam memulai Taman Bacaan Anak adalah menentukan model perpustakaan yang akan di bangun.Apakah perpustakaan yang akan dibangun merupakan perpustakaan pribadi yang dibuka secara gratis untuk umum atau perpustakaan yang ditopang oleh yayasan? Apakah anda bergerak sendirian atau bersama teman-teman satu organisasi? Seberapa banyak sumber daya (waktu, tenaga, pikiran) yang bisa diberdayakan untuk mengelola perpustakaan tersebut? Anda perlu memikirkan ini dari awal karena hal ini akan sangat berpengaruh pada jalannya perpustakaan nantinya.
Langkah 2: Mengumpulkan Buku
Langkah berikutnya adalah mengumpulkan buku sebagai materi utama taman bacaan.Buku-buku ini bisa diperoleh dari koleksi pribadi (termasuk di dalamnya sisa-sisa masa kecil kita, milik anak-anak, sepupu, keponakan yang sudah tak terpakai) atau membeli buku baru maupun bekas, dan meminta bantuan teman-teman. Santi Soekanto mendapatkan buku-buku bekas ketika sedang menempuh pendidikan di luar negeri dengan menempelkan pengumuman di pojok-pojok kampusnya. Ia juga berburu buku anak ke pasar loak dan toko-toko buku bekas di sana. Maka terkumpulah 7 kardus besar penuh sesak dengan buku. Buku-buku berbahasa Inggris itu digabungkan dengan koleksi buku dan majalah anak-anak Santi yang memang sudah bertumpuk-tumpuk di tanah air.
Langkah 3: Menentukan Lokasi
Di tempat yang bagaimana sebaiknya menyelenggarakan Taman Bacaan?
Tempat apapun pasti mengasyikkan bagi anak-anak kalau bukunya banyak, dan pemilik/pengelolanya ramah serta penuh cinta pada anak-anak. Berikut beberapa alternatif yang bisa dipertimbangkan:Jika bergerak secara kelompok/komunitas, taman bacaan bisa meminjam pos kamling/tempat nongkrong/ gedung olah raga, ruang RT/RW, maupun ruangan di masjid/TPA.
Jika bergerak secara pribadi: garasi, ruang tamu, teras rumah atau halaman samping rumah pun BISA digunakan. Jangan menunggu sampai ada ruangan yang besar. Percaya deh, anak-anak itu kalau sudah tenggelam dalam buku, biar disamber gledek juga asik saja.
Langkah 4: Mempersiapkan Materi
Materi apa saja yang harus disiapkan?
Pertama, sudah pasti buku-buku dan majalah.
Silakan ditentukan sendiri segmen usia berapa yang mau Anda bidik. Di Stasiun Buku menyediakan buku-buku untuk Pra-TK,TK, SD, maupun SMP. Dari jenisnya, bisa buku pelajaran (geografi, sosial, IPA dlsb). Buku cerita, komik, ensiklopedi, buku keagamaan, buku berbahasa Indonesia, Inggris dan daerah. Usahakan buku-buku tersebut diberi nomor atau kode baik dengan stiker maupun stempel. Hal ini untuk memudahkan pendokumentasian dan tanda pengenal buku.
Kedua, rak-rak buku.
Yang murah meriah saja, rotan boleh, plastik oke, kayu juga lebih kuat. Buku yang selalu tersusun rapi akan mensugesti anak untuk ikut menjaga kerapiannya. Tapi jika buku koleksi perpus/taman bacaan masih sedikit, dan belum ada dana untuk membeli/membuat rak, kardus besar, bangku pendek, kotak plastik dan bekas tempat parcel pun bisa digunakan untuk meletakkan buku-buku tersebut.
Ketiga, buku tulis atau file untuk operasional taman bacaan
Buku pertama/file pertama berisi daftar anggota perpustakaan.
Kolomnya terdiri dari nama, nama ibu, nama bapak, alamat lengkap, nomor telefon, alamat sekolah, pokoknya data apa saja yang bisa digunakan untuk referensi jika ada yang terlambat mengembalikan buku.
Bagaimana Mengelola dan Merintis Taman Bacaan Anak
Buku kedua/file kedua berisi catatan pinjam-meminjam buku.
Nama, nomer anggota, judul buku, kapan buku dipinjam, kapan dikembalikan, paraf petugas. Atau bisa juga dibuat satu anggota satu lembaran, dengan demikian histori peminjaman dia bisa terekam dengan baik. Ini juga untuk menjaga agar jika ada buku tak kembali bisa dilacak.
Keempat, barang-barang non buku yang bisa membuat betah anak-anak.
Crayon, cat air, spidol, pinsil warna, kertas-kertas berwarna, kertas gambar, manik-manik, dan benda-benda kerajinan tangan lain. Jadi kalau mereka bosan membaca, mereka bisa bikin apa saja sesuka mereka. Agar kepercayaan dirinya berkembang, bagaimanapun rupa karya mereka sediakan tempat untuk menggelar karya mereka, bisa dialbum atau di dinding ruangan.
Kelima, tempat untuk membaca
Bisa berupa tikar, karpet, bangku-bangku kecil, bangku panjang atau apa saja yang membuat anak-anak merasa nyaman untuk membaca.
Langkah 5: Mempersiapkan hal2 Non-Material
Apa yang mesti disiapkan secara non-material?
• Persediaan cinta sebanyak mungkin pada buku dan anak-anak.
• Komitmen untuk meluangkan waktu bagi mereka.
• Kerelaan untuk diganggu setiap waktu meskipun anda sedang capek
• Siap sedia dengan inovasi dan kreasi jika ada masa-masa pengunjung dankegiatan taman bacaan menurun.
Pokoknya kesediaan untuk ‘all out’ dan tidak setengah-setengah. Jangan pernah berharap, taman bacaan kita siapkan, anak-anak diminta datang
Bagaimana Mengelola dan Merintis Taman Bacaan Anak
berkunjung, kemudian semuanya akan berjalan dengan sendirinya. Indonesia memiliki tingkat baca dalam jajaran terendah negara-negara di dunia. Anda harus siap-siap bekerja keras bahkan ‘gila-gilaan’ untuk menjaga stamina dan gairah para pengunjung.
bagaimana strategi mengembangkan perpustakaan
Strategi yang paling utama adalah pembaruan dan peningkatan koleksi buku sehingga anak-anak tidak bosan dengan koleksi yang itu-itu saja. Bagaimana caranya?
Yang paling gampang meskipun berat dilaksanakan adalah merogoh kocek pribadi setiap bulan untuk membeli koleksi baru. Yang kedua, menjadi anggota jaringan 1001buku. Komunitas 1001buku berusaha memback up taman bacaan anak yang telah ada dengan memfokuskan kegiatannya pada pengumpulan buku bacaan anak melalui Book Drop Box (BDB) maupun kegiatan lainya. Taman bacaan yang menjadi anggota jaringan telah dan akan mendapat sumbangan buku secara rutin sesuai prioritas.
Berikutnya adalah menyebarluaskan kegiatan perpustakaan tersebut ke media maupun kenalan anda sehingga akan menarik donatur. Bisa juga anda mengirimkan proposal ke penerbit, majalah maupun Yayasan-yayasan yang bergerak di bidang perbukuan.
Namun yang paling penting adalah usaha dan kreatifitas anda untuk menjadikan taman bacaan anak yang dikelola bukan hanya sekedar menjadi ‘tempat membaca dan meminjam’ buku tetapi juga menunjukkan kegiatan kreatifitas lain dan menampakkan hasil yang terus meningkat. Kombinasi prestasi kegiatan dan publikasi yang baik akan membawa perkembangan yang gradual pada taman bacaan sehingga tidak mandeg atau mati.
Bagaimana prosedur & syarat bagi Taman Bacaan untuk menjadi anggota jaringan 1001buku?
Syarat utama:
a. Perpustakaan itu haruslah perpustakaan untuk anak atau memiliki bagian khusus untuk anak.
b. Perpustakaan itu secara riil ada, yanga akan dibuktikan dengan kunjungan relawan penilik secara random.
c. Perpustakaan itu memiliki tempat tersendiri dan tetap, tidak berpindah-pindah, kecuali ada hal-hal tertentu.
d. Perpustakaan itu buka sedikitnya satu hari dalam satu minggu agar anak-anak bisa duduk dan membaca di sana.
e. Perpustakaan itu dijalankan secara sosial, bukan perpustakaan komersial.
f. Perpustakaan itu mempunyai seorang pengelola atau penanggung jawab yang menjadi contact person dalam berhubungan dengan 1001BUKU.
g. Perpustakaan itu mendapat dukungan sedikitnya dari satu orang anggota relawan 1001buku selaku sponsor pertama yang terhubung ke internet.
h. Pengelola atau penanggungjawab perpustakaan itu bersedia ikut hadir dalam kegiatan-kegiatan 1001buku seperti membantu kegiatan
Bagaimana Mengelola dan Merintis Taman Bacaan Anak
sortir dan packing buku, atau kontribusi lain yang dapat membantu perkembangan dan kemajuan 1001BUKU.
Prosedur:
a. Menjadi anggota 1001buku
b. Mendaftarkan perpustakaan pada Koordinator Perpustakaan Anak: perpustakaan@1001buku.org, untuk mendapatkan nomor registrasi. Nomor registrasi diperlukan untuk mendata jaringan perpustakaan anak.
c. Sertakan nama penanggungjawab, lokasi dan alamat, jadwal buka, jenis perpustakaan, buku dan bahan bacaan yang menjadi minat utama (wish list)
d. Sertakan alamat e-mail yang dapat dipublikasikan secara luas.
e. Memenuhi syarat yang telah ditetapkan 1001buku.
Penyerahan Diri 2
Penyerahan Diri 2
Ya Allah, kembali aku merasakan hal yang berat.
Saat ini sungguh aku merasakan hal yang berat. Sebuah kebohongan yang akhirnya terkuak. Lebih tepatnya ku pantas menyebutnya sebuah penghianatan.
Sayang, kebohongan itu menjadi sangat terasa pahit dan perih, tatkala semua terbuka namun masih saja ada pembelaan. Bahkan tak segan-segan lempar batu sembunyi tangan. Astagfirullah...
Ya Allah,
pengharapan yang sangat pada sang Maha Pemilik. Engkau Maha Perkasa
Ya Allah, hanya padaMu aku Bergantung. Tiada daya dan kekuatan selain atas kehendakMu. Berilah kemudahan dalam menyelesaikannya dengan sesuatu yg terbaik menurutMu.
Hanya PadaMu aku mengadu, Berikan HambaMu ini kekuatan untuk bisa menjalani dan melewatinya dengan kemudahanMu..
Berilah jalan keluar yg terbaik. Anugrahkanlah keikhlasan padaku dalam menghadapinya... Aaamiiiin.
Ya Allah, kembali aku merasakan hal yang berat.
Saat ini sungguh aku merasakan hal yang berat. Sebuah kebohongan yang akhirnya terkuak. Lebih tepatnya ku pantas menyebutnya sebuah penghianatan.
Sayang, kebohongan itu menjadi sangat terasa pahit dan perih, tatkala semua terbuka namun masih saja ada pembelaan. Bahkan tak segan-segan lempar batu sembunyi tangan. Astagfirullah...
Ya Allah,
pengharapan yang sangat pada sang Maha Pemilik. Engkau Maha Perkasa
Ya Allah, hanya padaMu aku Bergantung. Tiada daya dan kekuatan selain atas kehendakMu. Berilah kemudahan dalam menyelesaikannya dengan sesuatu yg terbaik menurutMu.
Hanya PadaMu aku mengadu, Berikan HambaMu ini kekuatan untuk bisa menjalani dan melewatinya dengan kemudahanMu..
Berilah jalan keluar yg terbaik. Anugrahkanlah keikhlasan padaku dalam menghadapinya... Aaamiiiin.
komunikasi
Komunikasi
Komunikasi merupakan media untuk mengungkapkan isi hati, keinginan, harapan, perasaan, dan lain-lain untuk dapat disampaikan kepada orang lain.
Coba bayangkan jika lautan manusia di dunia ini tidak saling berkomunikasi. sepi, datar, membosankan. Jangan jauh-jauh di umpamakan pada lautan maunsia. Dalam suatu keluarga saja, jika tak ada komunikasi, hidup terasa hampa, sendiri, terasing dan kebosanan melanda. Dalam waktu yang tidak lama akan terjadi pemberontakan atas keadaan yang terjadi.
komunikasi, adalah kunci sebuah hubungan. tatkala komunikasi itu terjalin antar individu, apalagi dengan jaminan komunikasi yang efektif, komunikasi yang terbuka, saling menghormati satu sama lain, sungguh komunikasi yang indah. sebagai contoh komunikasi yang efektif, seperti komunikasi orang yang sedang kasmaran. kedua belah pihak saling memperhatikan seakan ingin ikut merasakan apapun yang dirasakan pasangannya. memang indah jika komunikasi antar manusia terjadi karena cinta, sayang.
Namun, komunikasipun menjadi berefek sangatlah berbahaya, jika dijalin di jalan yang salah. selingkuh misalnya. Mengapa begitu?
Komunikasi merupakan media untuk mengungkapkan isi hati, keinginan, harapan, perasaan, dan lain-lain untuk dapat disampaikan kepada orang lain.
Coba bayangkan jika lautan manusia di dunia ini tidak saling berkomunikasi. sepi, datar, membosankan. Jangan jauh-jauh di umpamakan pada lautan maunsia. Dalam suatu keluarga saja, jika tak ada komunikasi, hidup terasa hampa, sendiri, terasing dan kebosanan melanda. Dalam waktu yang tidak lama akan terjadi pemberontakan atas keadaan yang terjadi.
komunikasi, adalah kunci sebuah hubungan. tatkala komunikasi itu terjalin antar individu, apalagi dengan jaminan komunikasi yang efektif, komunikasi yang terbuka, saling menghormati satu sama lain, sungguh komunikasi yang indah. sebagai contoh komunikasi yang efektif, seperti komunikasi orang yang sedang kasmaran. kedua belah pihak saling memperhatikan seakan ingin ikut merasakan apapun yang dirasakan pasangannya. memang indah jika komunikasi antar manusia terjadi karena cinta, sayang.
Namun, komunikasipun menjadi berefek sangatlah berbahaya, jika dijalin di jalan yang salah. selingkuh misalnya. Mengapa begitu?
2010 dalam catatan
2010 dalam catatan<
Happy New Year On Masehi n Happy birthday for me..
Hm.. kembali lg mencoba untuk aktif ketak ketih nih. Mudah-mudahan bisa menambah pencerahan.
Tahun 2010, sudah berlalu. Banyak hal yang telah terjadi dan menggores di hati serta yang membutuhkan perenungan. Memang hanya Allahlah yang Maha Tahu apa yang telah dan yang akan terjadi, agar manusia mau berbenah diri, dan selalu berbenah diri.
Tahun 2010 dalam renungan,
Aku mencoba menambah anggota keluarga, dengan mengajak sepupuku tinggal bersamaku dengan lingkungan, aturan, dan kasih sayang yg sangat berbeda dengan yang pernah dialaminya. Kuselami karakter dan gaya hidupnya yang telah tertanam dan kucoba membenahi hal-hal yang dikira tak sepaham denganku. Namun tak lebih dari 3 bulan dia kembali dengan lingkungan semula. Ku kembalikan dia. Banyak alasan yang melatarbelakanginya. Terima kasih nak... mudah-mudahan banyak hal positif yang dapat kau ambil sebagai bekal menapaki hidup di masa depan.
Selang beberapa hari setelah keputusanku mengembalikan anak itu, tiba-tiba kudengan kabar yang tak kuharapkan juga mengejutkan, kakakku wafat di usianya yg masih relatif muda. Innalillahi wainna ilaihi rojiun..tak ada yang tahu waktu kita akan berakhir. Padahal, beberapa hari sebelum keputusanku itu, aku banyak bertukar fikiran dengan beliau. Dan pendapatnya pun turut mempengaruhi keputusanku itu. Masya Allah.. Alllahu akbar. Sampai ku teringat usulnya... lah kamu mah ngumpulin anak2 yatim aja atuh...tak terbersit itu sebuah sinyal...Hanya DIA Yang Maha Tahu.
Cobaan lain pun mampir di hidupku. Biduk rt tampak sangat rapuh, terseok-seok tak jls muasal.
Ya Allah, semoga banyak hikmah terkuak dan lbh mendewasakanku. Dan yang terpenting dapat lebih mendekatkan diriku pada Yang Maha Kuasa, Gusti Nu Maha Suci, Allah swt.
Happy New year n happy birthday to me :)
Happy New Year On Masehi n Happy birthday for me..
Hm.. kembali lg mencoba untuk aktif ketak ketih nih. Mudah-mudahan bisa menambah pencerahan.
Tahun 2010, sudah berlalu. Banyak hal yang telah terjadi dan menggores di hati serta yang membutuhkan perenungan. Memang hanya Allahlah yang Maha Tahu apa yang telah dan yang akan terjadi, agar manusia mau berbenah diri, dan selalu berbenah diri.
Tahun 2010 dalam renungan,
Aku mencoba menambah anggota keluarga, dengan mengajak sepupuku tinggal bersamaku dengan lingkungan, aturan, dan kasih sayang yg sangat berbeda dengan yang pernah dialaminya. Kuselami karakter dan gaya hidupnya yang telah tertanam dan kucoba membenahi hal-hal yang dikira tak sepaham denganku. Namun tak lebih dari 3 bulan dia kembali dengan lingkungan semula. Ku kembalikan dia. Banyak alasan yang melatarbelakanginya. Terima kasih nak... mudah-mudahan banyak hal positif yang dapat kau ambil sebagai bekal menapaki hidup di masa depan.
Selang beberapa hari setelah keputusanku mengembalikan anak itu, tiba-tiba kudengan kabar yang tak kuharapkan juga mengejutkan, kakakku wafat di usianya yg masih relatif muda. Innalillahi wainna ilaihi rojiun..tak ada yang tahu waktu kita akan berakhir. Padahal, beberapa hari sebelum keputusanku itu, aku banyak bertukar fikiran dengan beliau. Dan pendapatnya pun turut mempengaruhi keputusanku itu. Masya Allah.. Alllahu akbar. Sampai ku teringat usulnya... lah kamu mah ngumpulin anak2 yatim aja atuh...tak terbersit itu sebuah sinyal...Hanya DIA Yang Maha Tahu.
Cobaan lain pun mampir di hidupku. Biduk rt tampak sangat rapuh, terseok-seok tak jls muasal.
Ya Allah, semoga banyak hikmah terkuak dan lbh mendewasakanku. Dan yang terpenting dapat lebih mendekatkan diriku pada Yang Maha Kuasa, Gusti Nu Maha Suci, Allah swt.
Happy New year n happy birthday to me :)
The wise owl
A Wise Old Owl
Sat in an oak
The more he saw
The less he spoke
The less he spoke
The more he heard
Why can't we be like
That a wise old bird?
Sat in an oak
The more he saw
The less he spoke
The less he spoke
The more he heard
Why can't we be like
That a wise old bird?
khalid Al-Miski
Khalid Al-Miski
Al-kisah ada seorang pemuda shaleh dan tampan. Ia menjalani bagian hidupnya dengan berdagang.
Suatu hari ada seorang wanita cantik nan menawan, bertemu dengan Khalid. Tiba-tiba si wanita itu memanggilnya, dengan berpura-pura ingin membeli dagangannya. Khalid dipersilahkan masuk ke dalam rumahnya. Namun dengan sangat mengejutkan, wnita itu menutup pintu dan menguncinya, sambil berkata, bahwa khalid tidak bisa menolak permintaan wanita itu. Wanita itu meminta khalid untuk melepaskan sluruh pakaiannya dan menuruti keinginan wanita itu. Jika khalid menolak, dia akan berteriak sekeras-kerasnya supaya terdengar oleh orang-orang di sekitar rumahnya bahwa ia telah diperkosa oleh laki-laki ini.
Lalu Khalid memejamkan mata dan berfikir keras sambil berdoa mohon petunjuk Allah utnuk dapat melepaskan diri dari jeratn wanita yang sedang dirasuki iblis ini.
Dan tiba-tiba khalid meminta izin sejenak kepada wanita itu untuk ke toilet sebentar, dan wanita itu segera mengizinkannya. Ia mengira bahwa khalid akan bersiap-siap menuruti permintaannya.
Namun apa yang terjadi berikutnya? Sungguh tak disangka oleh wanita itu, bersamaan Saat khalid membuka pintu toilet itu pula bau yang sangat menyengat menyeruak. Wanita itu pun dengan hati penasaran dan jijik segera membakikan badan menatap khalid sambil berteriak menyuruh khalid segera keluar dari rumahya karena badan khalid sudah terbungkus dengan kotoran dari toilet yang sengaja lumuri agar dapat telepas dari godaan wanita jalang itu.
Sehingga akhirnya khalid pun terbebas dari jeratan syetan yang terkutuk.
Al-kisah ada seorang pemuda shaleh dan tampan. Ia menjalani bagian hidupnya dengan berdagang.
Suatu hari ada seorang wanita cantik nan menawan, bertemu dengan Khalid. Tiba-tiba si wanita itu memanggilnya, dengan berpura-pura ingin membeli dagangannya. Khalid dipersilahkan masuk ke dalam rumahnya. Namun dengan sangat mengejutkan, wnita itu menutup pintu dan menguncinya, sambil berkata, bahwa khalid tidak bisa menolak permintaan wanita itu. Wanita itu meminta khalid untuk melepaskan sluruh pakaiannya dan menuruti keinginan wanita itu. Jika khalid menolak, dia akan berteriak sekeras-kerasnya supaya terdengar oleh orang-orang di sekitar rumahnya bahwa ia telah diperkosa oleh laki-laki ini.
Lalu Khalid memejamkan mata dan berfikir keras sambil berdoa mohon petunjuk Allah utnuk dapat melepaskan diri dari jeratn wanita yang sedang dirasuki iblis ini.
Dan tiba-tiba khalid meminta izin sejenak kepada wanita itu untuk ke toilet sebentar, dan wanita itu segera mengizinkannya. Ia mengira bahwa khalid akan bersiap-siap menuruti permintaannya.
Namun apa yang terjadi berikutnya? Sungguh tak disangka oleh wanita itu, bersamaan Saat khalid membuka pintu toilet itu pula bau yang sangat menyengat menyeruak. Wanita itu pun dengan hati penasaran dan jijik segera membakikan badan menatap khalid sambil berteriak menyuruh khalid segera keluar dari rumahya karena badan khalid sudah terbungkus dengan kotoran dari toilet yang sengaja lumuri agar dapat telepas dari godaan wanita jalang itu.
Sehingga akhirnya khalid pun terbebas dari jeratan syetan yang terkutuk.
Nostalgiaan
Nostalgiaan
Pas banget nih, moment di bulan ini untuk bernostalgiaan. Saat2 libur dari rutinitas kerja, mencoba bernostalgiaan. Namun baru pada tarap bernostalgiaan via ingata. Ini terinspirasi dari bacaan hari ini, buku keluaran tahun kemarin berjudul "NEGERI 5 MENARA" karya A. Fuadi. Membaca buku ini, memaksa ingatanku pada kenanganku jg yg sama-sama tumbuh di pondok.
Bersambung...
Pas banget nih, moment di bulan ini untuk bernostalgiaan. Saat2 libur dari rutinitas kerja, mencoba bernostalgiaan. Namun baru pada tarap bernostalgiaan via ingata. Ini terinspirasi dari bacaan hari ini, buku keluaran tahun kemarin berjudul "NEGERI 5 MENARA" karya A. Fuadi. Membaca buku ini, memaksa ingatanku pada kenanganku jg yg sama-sama tumbuh di pondok.
Bersambung...
harapan
Harapan
saat harapan menghiba
menerobos ruang dan batas
tertuju pada yang Maha Perkasa
Yang Maha Mengawas
Saat harapan mulai berbinar
waalau baru secercah
tak lepas ku ucap syukur
berharap semakin cerah
harapan kan menjadi nyata
Amiiin
saat harapan menghiba
menerobos ruang dan batas
tertuju pada yang Maha Perkasa
Yang Maha Mengawas
Saat harapan mulai berbinar
waalau baru secercah
tak lepas ku ucap syukur
berharap semakin cerah
harapan kan menjadi nyata
Amiiin
Pembantaian vs bola
Pembantaian
Sungguh ironis, melihat pemandangan di tv. di sau segmen menampilkan tontonan kesadisan orang2 terkutuk tentara Israel terhadap para relawan yang sangat konsen atas penderitan para penduduk Palestina. Di segmen lain dunia sedang konsentrasi pada pertunjukan lomba memperebutkan untuk bisa menggiring bola ke gawang.
Memang namanya juga bangsa Israel, yang sudah termaktub dalam KItab Suci Umat Islam sebagai bangsa yang ngedableg dan maunya menang sendiri. Adakah rasa kemanusiaan yang tertanam dalam sanubari mereka? mungkin sudah kebal dan karatan, akibat penderitaan para nenek moyang mereka pada zaman Fir'aun.
Berbekal rasa kemanusiaan yang sangat mendalam, para relawan sedunia merapatkan barisan untuk setidaknya dapat memberikan kontribusi untuk bisa menunjukkan pada rakyat palestina bahwa dunia tidak tinggal diam. Namun kembali kebiadaban para zionis unjuk taring. Mereka memberondong para relawan yang berada di kapal mavi marmara hingga banyak yang terluka bahkan banyak pula yang syahid.
Namun, itulah dunia... selalu berpasangan. Ada kekejaman, ada jg kasih sayang. Ada para tentara terkutuk, namun ada jg para tentara Allah.
Kembali, Para Relawan dari belahan dunia yang lain tak jera untuk mencoba menggoyahkan blokade Sang Zionis terkutuk itu terhadap daerah Gaza. Para Relawan menumpangi kapal bernama kapal Rachel Cory. Namun kembali Para relawan ini pun tak dapat menggoyahkan blokade mereka dan seperti kepada para relawan sebelumnya mereka pun di deportasi ke negeri asal mereka.
Ya Allah, segera hancurkanlah kekuatan dan arogansi sang zionias Israel terkutuk itu... hukumlah mereka.... Bantailah mereka...
hanya Engkau Yang Maha Menggerakkan hati2 makhlukMu..
Sungguh ironis, melihat pemandangan di tv. di sau segmen menampilkan tontonan kesadisan orang2 terkutuk tentara Israel terhadap para relawan yang sangat konsen atas penderitan para penduduk Palestina. Di segmen lain dunia sedang konsentrasi pada pertunjukan lomba memperebutkan untuk bisa menggiring bola ke gawang.
Memang namanya juga bangsa Israel, yang sudah termaktub dalam KItab Suci Umat Islam sebagai bangsa yang ngedableg dan maunya menang sendiri. Adakah rasa kemanusiaan yang tertanam dalam sanubari mereka? mungkin sudah kebal dan karatan, akibat penderitaan para nenek moyang mereka pada zaman Fir'aun.
Berbekal rasa kemanusiaan yang sangat mendalam, para relawan sedunia merapatkan barisan untuk setidaknya dapat memberikan kontribusi untuk bisa menunjukkan pada rakyat palestina bahwa dunia tidak tinggal diam. Namun kembali kebiadaban para zionis unjuk taring. Mereka memberondong para relawan yang berada di kapal mavi marmara hingga banyak yang terluka bahkan banyak pula yang syahid.
Namun, itulah dunia... selalu berpasangan. Ada kekejaman, ada jg kasih sayang. Ada para tentara terkutuk, namun ada jg para tentara Allah.
Kembali, Para Relawan dari belahan dunia yang lain tak jera untuk mencoba menggoyahkan blokade Sang Zionis terkutuk itu terhadap daerah Gaza. Para Relawan menumpangi kapal bernama kapal Rachel Cory. Namun kembali Para relawan ini pun tak dapat menggoyahkan blokade mereka dan seperti kepada para relawan sebelumnya mereka pun di deportasi ke negeri asal mereka.
Ya Allah, segera hancurkanlah kekuatan dan arogansi sang zionias Israel terkutuk itu... hukumlah mereka.... Bantailah mereka...
hanya Engkau Yang Maha Menggerakkan hati2 makhlukMu..
Langganan:
Postingan (Atom)